
Melihat kelakuan salah seorang temanku membuatku teringat dengan hubunganku dengan mantanku dulu. Bukan karena aku suka membahas tentang mantan tapi aku tak berhenti belajar dari hubunganku dengan mantanku dulu. Mungkin seperti itulah yang dilakukan mantanku selama penantiannya untukku. Yup, tebar pesona dan kelihatan jablai banget. Tanpa sadar, hal itu menimbulkan perasaan tidak tenang yang kusebut insecure itu. Aku tidak bisa menjelaskan bagaimana bisa seorang kekasih bisa merasakan apa yang terjadi pada kekasihnya. Tebakanku karena sepasang kekasih dihubungkan satu benang merah tak terlihat yang bekerja seperti susunan saraf dengan kejut-kejut lompatan muatannya. Itulah, saat insecurity itu mencapai titik puncaknya, tiba-tiba aku merasa seakan mati rasa terhadap kekasih yang sekarang menjadi mantanku itu. I guess we cant be hurt forever, can we ? Tiba-tiba rasa itu lenyap entah ke mana. Ditambah lagi dulu kami saling menuntut hal-hal yang tidak jelas yang anehnya kami selalu berusaha menuruti.
Jadi ingatlah, dalam penantian dan dengan kerawanan cinta jarak jauh kita mesti harus kudu menjaga perasaan pasangan kita. Atau sekalian mengakhiri hubungan saja daripada menyakiti dan melakukan tuntutan-tuntutan gak jelas dan penuh ancaman.

0 komentar:
Posting Komentar