
keretaku tiba pagi itu
pada sebuah gedung asing
dengan rongga raksasa di dalamnya
dan dua pintu tanpa gerbang
samar kudengar denting alarm
dari penanda kereta tiba
langkahku perlahan menyusuri
gerbong kereta yang sepi
seperti kisah sedih yang diceritakan
clara ng tentang kematian seorang nenek
kuikuti tubuh-tubuh asing
mencari pintu keluar
yang tak kutahu di mana
di ujung jalan akan kutemukan
perempuanku
katanya di sana dia menunggu
bertanya dalam hati
masihkah dia perempuanku yang sama ?

0 komentar:
Posting Komentar