1
aku ingin duduk di sampingmu
mengalihkan pandanganmu dari kaca depan
saat kau mengemudi sendiri
dan berhenti di sebuah lampu merah.
Aku ingin duduk di sampingmu
sekedar bertukar tatapan mata
atau mencuri pandang ke arahmu
saat kau mengkhusyuki jalanan.
2
lalu aku akan menyalakan radio
mematikan AC dan
membuka lebar jendela di kiriku dan di kananmu
menjadikanku bukan hanya gadis yang duduk di sampingmu
tapi juga yang menikmati setiap kilometer perjalanan kita.
Menikmati matahari senja lewat spionmu
saat kau bawa aku ke pantai-pantai sekedar membenamkan kaki-kakiku ke pasir putih.
Atau menikmati lampu Paiton yang saat ini pantainya sudah tidak bisa kita sisiri sendiri seperti saat-saat itu.
3
tiba-tiba kusadari, kita tak lagi muda.
Telah kulewati dua tahun tikus dan kau tiga.
Sudah ratusan kilometer kita lewati dengan mobil sendiri-sendiri
dengan duduk di kemudi masing-masing.
Kilometer-kilometer yang kulewati senantiasa dengan jendela terbuka
radio bersuara
lengang jalanan.
Kilometer yang selanjutnya mempertemukan kita kembali
telah duduk seorang Gadis di sebelahmu saat kau buka jendela menyapaku di sebuah lampu merah.
Jari manisnya terlingkar janjimukah ?
Jadi dia bukan gadiskah ?
4
senyum remajamu masih tersisa di balik senyum hangatmu yang ramah
kau masih setia pada mobil yang lebih tua dariku 3 tahun dan lebih muda darimu 9 tahun.
Lalu kita berpisah lagi di kilometer-kilometer berikutnya
kilometer yang lebih panjang dari Surabaya - Paiton.
Kilometer yang lebih panjang dari angka-angka yang sanggup direkam speedometerku.
5
kulihat senja di spionku
senja yang sama kulihat di spionmu bertahun lalu
saat aku duduk di sampingmu
menikmatimu yang mengkhusyuki jalanan
menikmati tiap kilometer kebersamaan.
6
sudah seperti Paiton
pantaimu tak bisa kusisiri sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar