welcome to my world

Nimmer kann ich ruhig treiben was die Seele stark erfaßt. Nimmer still behaglich bleiben und ich stürme ohne Rast -Karl Marx- (fur du?)

jogja ceria, 9-11 juli 2010

Selasa, 13 Juli 2010

bekpekers ke jogja ma three idiots (ran, ra, met) berakhir capek-capek. sedari awal kami berusaha menekan bujet seminim mungkin. alhasil, surabaya-jogjakarta-surabaya lagi, 2 malam 2 hari, kami menghabiskan bujet kurang lebih 250.000 per orang.

so exciting !

dimulai dari stasiun gubeng surabaya, dengan kereta ekonomi gayabaru malam selatan jurusan jakarta, kami naik di gubeng jam 2 siang. surabaya-jogjakarta (stasiun lempuyangan) rp.26.000. turun lempuyangan sekitar jam 8 malam (telat kurang lebih 15 menit mpe setengah jam dari jadwal).

dari lempuyangan kami jalan kaki ke stasiun tugu, menuju jalan pasar kembang untuk mencari hotel di sana. ternyata hotelnya banyak yang penuh, akhirnya kami lewat gang-gang kecil, di sana ternyata ada seorang laki-laki yang menawarkan jasa mencarikan hotel (tanpa babibu, langsung menggiring kami), berusaha mencari-cari akhirnya ketemu juga (banyak yang penuh kamar hotelnya) dengan bujet awal rp.50.000/malam ternyata meningkat menjadi rp.80.000/malam (kamar mandi luar) dan rp.100.000/malam (kamar mandi dalam) plus kipas dan minum tanpa makan pagi. yang membuat kami terhibur adalah, di gang-gang kecil itu banyak sekali bule alias wisatawan mancanegara. sekalian kami praktek bahasa inggris kami yang lumayan ancur, hahaha. sekalian cuci mata liat kaki-kaki mulus bule cewek dan wajah-wajah asing dengan hidung mancung. so exciting !

lalu malamnya setelah kami dapat kamar di jl. sosrokusuman, penginapan pak joni, kami jalan cari makan malam. karena rara ngidam sate deket stasiun tugu, maka kami ke sana, lumayan mahal. satu porsi sate (belum dengan nasi) rp.10.000, nasinya sepiring rp.3.000, es jeruk/es teh bervariasi rp.3.000/rp.2.000. di warung sate itu kami ketemu 2 orang wisman dari jepang, ngobrol bentar dengan bahasa inggris yang sama-sama hancur dan foto-foto bareng.

lalu kami tidur, menyiapkan tenaga buat besok : perjalanan ke borobudur dan prambanan.

jam 7 pagi tet kami tiba di shelter transjogja malioboro. kami tanya pada petugas di shelter tersebut tentang rute ke borobudur. oper transjogja satu kali (bayar karcis cuma sekali, rp.3.000), kami ketemu 3 turis dari spanyol, lantas sama-sama menuju terminal jombor untuk naik bis lagi ke borobudur (rp.10.000 untuk wisatawan domestik dan rp.15.000 untuk wisman). kira-kira satu jam perjalanan, kami sampai di terminal deket borobudur (lupa enggak liat nama terminalnya) lantas jalan kaki ke borobudur. bea masuk situs borobudur rp.17.500 (untuk wisdom, wisman entah berapa yang jelas lebih mahal). cuaca mendung sangat mendukung untuk jalan-jalan di tempat terbuka macam situs borobudur ini.

setelah puas jalan dan foto-foto di borobudur, kami keluar situs. kami makan siang di sana (sekaligus makan pagi), di jalan keluar situs. tertulis di spanduk : nasi rames/nasi pecel/nasi gudeg rp.5.000. saat kami membelinya ternyata nasi-nasi tersebut tanpa lauk (hanya 2 lembar tahu, sedih). untuk nambah lauk, dengan halus ibu tersebut menawarkan telur/ayam, tapi kami tidak kalah cerdik, kami selalu tanyakan harga tiap-tiap hal dengan detil pula. seperti lauknya berapa-an ? minumnya berapa-an ?

kemudian kami menuju prambanan. dari borobudur ke terminal deket borobudur itu lagi, naik bus ke jombor (rp.10.000 untuk wisdom), dari jombor kami tanya ke petugas shelter lagi untuk rute ke prambanan. ternyata harus oper transjogja sekali lagi (cuma bayar sekali, rp.3.000) maka sampailah kami di shelter transjogja prambanan. jalan dari shelter ke pintu masuk prambanan lumayan jauh, tapi karena masih muda kami punya prinsip makan enggak makan asal kumpul, hehehe, capek enggak terasa. masuk prambanan bayar rp.17.500 (wisdom, wisman entah berapa). saran saya, kalau mau ke prambanan dan borobudur mending bawa minum karena perjalanan mengelilingi situs sangat panas dan bikin haus, juga jangan lupa bawa topi (dan kamera tentunya, hehehe).

saat di situs prambanan kami luarbiasa kehausan (karena cuaca tidak sekondusif saat di borobudur), di sana kami tidak menemukan orang yang jualan minum (sampai kami punya ide ekstrim untuk minta minum anak-anak pramuka yang sedang persami di dekat situs tersebut). pada jalan keluar dari situs, kami menemukan musholla dan restoran, kami ke musholla dulu untuk sholat tapi ternyata tidak ada rukuh. di dekat musholla itu ada gerbang pintu yang baliknya ada penjual es degan dan es campur, sejenak musholla terlupakan (karena tidak ada rukuh, sih), kami melepas dahaga. lumayan, es degan/es campur segelas rp.2.000.

lalu kami melanjutkan perjalanan keluar situs prambanan, eh di tengah jalan gerimis. gerimis membesar dan kami berlarian keluar situs, menuju musholla di luar situs. di sana ada rukuh. setelah sholat, seseorang dari kami tadi secara tidak sengaja menemukan tulisan "jual cerutu belanda rp.1000/batang", itu membuat kami tertarik dan akhirnya kembali untuk membeli 3 batang.

kami kembali ke shelter transjogja prambanan dan kembali ke malioboro. dari sana kami ditawari becak ke pusat oleh-oleh pulang-pergi rp.5.000. meski akhirnya mbendhol mburi (enggak enak belakangan) yaitu pak becak mengantar kami ke toko yang tidak kami kenal (maksa banget, alasannya karena jalan ke pusat oleh-oleh bakpia 25/75 macet) dan rp.5.000 ternyata per orang padahal maksud kami rp.5.000 perbecak. menyebalkan sekali. karenanya, tolong hati-hati bila jalan-jalan di jogja, pastikan harga tawar-menawar jelas, sangat jelas.

lalu kami kembali ke penginapan dan beristirahat sebentar sebelum kopi darat ma teman-teman jogja (cuma 4 orang, sih).

kopi darat yang dijadwalkan jam 7 malam ternyata molor mpe jam setengah sembilan. itupun karena kami sudah tidak tahan ngendon di kamar dan kelaparan. kami makan di jl. dagen, nasi goreng surabaya (jauh-jauh ke jogjakarta makannya tetep aja nasi goreng surabaya _ _!) dengan penjual dari madura. rp.7.000/piring (lumayan mahal, ya?) dan minumnya rp.2.000 (es teh/es jeruk).

lalu esoknya kami sarapan di sekitar malioboro, rp.5.500 (lauk telur). dan jalan-jalan sebentar di malioboro sebelum bertolak ke stasiun lempuyangan untuk naik logawa jam 09.15 dan kembali ke surabaya. kami naik becak dari malioboro-lempunyangan rp.10.000/becak, lalu naik kereta ekonomi logawa rp.21.000/orang ke surabaya kembali.

kira-kira bujet kami rp.250.000 (tanpa oleh-oleh). so exciting !

jogja (pasti kami akan) kembali !

0 komentar:

 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates