welcome to my world

Nimmer kann ich ruhig treiben was die Seele stark erfaßt. Nimmer still behaglich bleiben und ich stürme ohne Rast -Karl Marx- (fur du?)

squeeze (kenyal vs keras)

Selasa, 13 Juli 2010

film porno? siapa sih yang nggak pernah lihat film porno ? aku dan teman-teman NL-ku pernah. perbedaannya adalah mereka melihat perempuannya sedangkan aku melihat laki-lakinya. sulit menolak pemandangan indah tubuh laki-laki. mulai dari janggutnya yang kebiruan, dada bidang, pinggang yang ramping, perut yang six packs sampai ehem... pantat yang padat dan menyembul indah. im loving it. sementara mereka menahan diri mendengar lenguhan-lenguhan perempuan, aku menikmati dengan nikmat lezatnya tubuh laki-laki. tapi saat membayangkan menyentuhnya, gubrak... pecah berantakanlah bayanganku. wait a minute, its just... its just... terlalu padat ! mana kekenyalan yang kubayangkan bakal kudapatkan dari menyentuh sembulan-sembulan ajaib itu ? mana ?! mana ?!
itulah ! tubuh laki-laki itu tipuan. menggairahkan kelihatannya tapi bila kita ambil sesendok atau menjumputnya... kok gitu sih ? busyet aku tertipu lagi !

squeezing a woman is different than squeezing a man. sudah pastilah. kekenyalannya bisa berbeda puluhan psi. perempuan seperti roda sepeda yang tekanannya pas. enak dikendarai, nyaman buat seorang maupun dua orang. sedangkan laki-laki ? seperti roda sepeda yang kelebihan angin, easily slippery, hard dan mudah pecah.

di semua bagian, perempuan enak untuk disqueeze. mari kita bandingkan : 1. dada. oke, siapa sih yang tidak melihat dada ? baik perempuan maupun laki-laki yang menarik salah satunya (dan atau keduanya) adalah dada. when you squeeze that particular department (kok bahasa-nya gini?) alias departemen sekwilda (sekitar wilayah dada), perempuan : amboi rasanya ! kalau laki-laki ? kalau laki-laki em... mananya yang bisa disqueeze, sih, di bagian ini ? kecuali gynecomasty (payudara pada laki-laki) atau laki-laki kegembrotan (mana indahnya?). 2. pantat. well, aku tertarik dengan punukan punya brad pitt/colin farrell, tapi saat menyentuhnya : ini pantat apa sasak, ya? kok gak bisa diremes?

so, i have concluded all of it. lebih baik menikmati pemandangan indahnya tubuh laki-laki daripada benar-benar menikmati laki-laki. jadi, tetap saja, tidak ada yang berubah. jaat melihat film porno, teman-teman yang akan menikmati perempuan. aku ? aku menikmati tubuh laki-laki saja. sebab itulah bagian paling menggairahkan bagiku dalam menikmati laki-laki. selebihnya ? silahkan menebak sendiri.

0 komentar:

 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates