welcome to my world

Nimmer kann ich ruhig treiben was die Seele stark erfaßt. Nimmer still behaglich bleiben und ich stürme ohne Rast -Karl Marx- (fur du?)

kantong darah golongan ab yang kosong di kotaku

Kamis, 16 September 2010

beberapa hari lalu (mungkin beberapa minggu), aku menulis tentang persediaan darah dan kurangnya pendonor darah di bulan ramadhan. namun tidak ku tulis ulang di blogku, langsung kukirim pada blog besar untuk lesbian karena aku berharap artikel itu tersebar luas dan mendapat respon atau reaksi. ternyata tidak dimuat. aku tidak terlalu memikirkannya. sampai malam ini di mana aku mendapat bbm dari seorang teman tentang tante temannya yang sekarat di rumah sakit daerah di surabaya dan membutuhkan transfusi darah segera. sayangnya persediaan darah yang diperlukan, yaitu golongan darah ab, kosong di pmi. keluarga mereka kebingungan sampai akhirnya menyebarkan via sms pengumuman tentang butuh darah dan akhirnya pesan itu sampai di bbmku, yang segera ku reply secara broadcast ke temen-temenku yang kebetulan sekolah dan mungkin sedang tugas jaga di rumah sakit tersebut. beberapa teman merespon, ada yang cuma mengucapkan maaf karena golongan darahnya berbeda, ada yang langsung merespon siap untuk memberikan (golongan darah ab adalah golongan darah paling langka, sehingga terbentuk toleransi tersendiri antara orang-orang bergolongan darah sama untuk saling memberi beberapa ratus volume darahnya untuk sesama ab yang membutuhkan).
tante dari temannya temanku ini, ny. e, kabarnya (dari teman yang akan memberikan darah) tergeletak di ruang penyakit dalam perempuan rsu dr. soetomo dengan leukimia dan membutuhkan transfusi darah segera. saat ini telah mendapatkan transfusi darah (perlu diketahui bahwa protap dari rs ini tidak menyarankan untuk melakukan transfusi pada malam hari karena khawatir akan dampak bila terjadi reaksi transfusi, kecuali bila dalam keadaan gawat darurat). kabarnya besok akan dicek ulang lagi kadar darahnya, baru kemudian diputuskan apakah masih butuh transfusi atau tidak.
beberapa hari lalu aku, yang dalam minggu-minggu ini selalu mengecek tentang ketersediaan kantong darah di pmi kotaku : surabaya, mendapati berita sedih tentang terbatasnya kantong-kantong darah. bahkan tempo hari kudapati persediaan darah golongan ab kosong. yang kubayangkan adalah pasien-pasien yang membutuhkannya, berjuang menanti dengan mempertaruhkan nyawa.
semoga artikel kecil ini, walau hanya beberapa orang yang membaca, membuka wawasan dan membuat kita tergerak untuk melakukan sesuatu.

parikesit n1nna (yang berat badannya merupakan kontra indikasi untuk menjadi pendonor darah, hanya bisa menulis artikel ini) atas nama kemanusiaan.

abadi

Rabu, 15 September 2010

mereka selalu bercerita tentang keabadian

laut
es
kegelapan
cahaya
daya
perubahan

cinta

namun berapakah usia keabadian ?

selamanya
seterusnya
sepanjang masa

eternity was just a state of mind

aku adalah keabadianku
yang akan kuikuti sedari alam pertama hingga alam ke empatku
hanya aku yang setia padaku
di setiap perbuatan, perkataan hingga hari pertanggungjawaban

sebab setelah binasa aku
tak pernah tahu aku tak ada
dari pernah ada

keabadian hanyalah aku

kau yang bercerita tentang matahari terbit



kutunggu di sebuah terminal, kedatanganmu
kau akan datang dengan ransel besar dan sebuah tas tentengan tangan
berisi oleh-oleh yang kau beli sepanjang perjalanan
peluhmu mengucur, daki yang lekat dan sungging senyum penuh kelegaan

senyum yang menular padaku

kita tak bisa langsung berciuman
katamu kau ingin kita tinggal di sebuah negara yang kita bebas melakukan apapun
sebagai bagian dari sebuah hak azasi
kutanya hak azasi tentang apa, kau jawab mengekspresikan diri
aku tertawa, entah karena jawabanmu atau karena kau tersandung saat kita bicara hal itu
dan kamu masih tahu bagaimana cara memelukku

kau tahu bagaimana rasanya sepi ?
sepi adalah saat kau tak ada di sini
hanya terdengar ketikan keyboard yang bersentuhan dengan jariku dan
rasa asing bernama kesendirian

kau mungkin tak tahu rasa sepi

hatiku biru dan hatimu merah ungu
jiwaku setengah dari satu dan kau separuhku
meski begitu jauh kita mesti berjarak, cinta mendekatkan kita hingga
kau tak lebih dari sejengkalpun jauh dariku

aku cinta kau

lalu kau pasti bercerita tentang matahari terbit di kotamu
dan kota-kota lain yang kau singgahi
semua
seindah matahari terbit di penanjakan, menyinari kabut, kaldera bromo
dan dua buah gunung asing yang tak kuributkan namanya
untuk apa sebuah nama
apakah kebahagiaan selalu perlu nama ?

matahari terbit akan meninggalkan bekas pada kulitmu
yang gelap
yang rajin kusentuh dan kau luluri lotion tubuh
kubilang kau butuh tabir surya
kaubilang apa gunanya tetap tinggal di daerah tropis kalau memasalahkan sengatan matahari

kau yang pembantah

masih tersisa rasa ciumanmu yang terakhir
yang akan kutuntut jatahnya yang baru
dari balik pintu begitu kita masuk dalam kamar kita
aku tak ingin menunggu
tak bisa

kau yang kucintai

kaze ni naritai

Selasa, 07 September 2010

angin berdesir pagi ke pagi,
sunyi ke sunyi,
pekat ke pekat,
pantai ke pantai,
dari kejauhan ke kejauhan,
mimpi ke mimpi...

sementara aku selalu ingin menjadi angin

kepada : Ro

tempias hujan akan selalu
membawaku pada kenangan akan
perempuan sepertimu

(tempias hujan pada sepatu,
pinggir sebuah mall dan
hati haru biru)

perempuan

aku bahkan tak sanggup pungkiri
ada satu tempat milikmu
yang masih tak sanggup kuganti
dengan siapapun itu
sementara kau begitu mudahnya
memaknai sayang pada macam-macam
definisi
untukku dan untuknya.
entah untuk siapa lagi.

salah bila hatiku ngilu ?
sementara yang kutahu kau masih milikku
rupanya kau cicipkan
tubuh dan bibirmu untuknya
rupanya kau bagi malam-malam dingin
dalam kehangatan memeluknya.
salah bila hatiku ngilu ?

kau ucapkan kata dan kau ingin
lupakan semua
mewiwidi hari baru
satu-satunya yang melupakan kita
hanyalah dirimu
tak bisa kau bedakan mana janji
dan mana yang sekedar
kata-kata kosong.
sebab bagimu aku cuma hantu
gentayangan di setiap hari-harimu
tak bisa melupakanku
katakan apa kau tak bisa melupakanku
saat mencumbunya
dicumbunya
bergelung telanjang bersama.

satu-satunya yang melupakan kita hanyalah dirimu
kau anggap kau saja
yang akrabi luka
you never thought of anyone else you just saw your pain,
sekian lama aku begitu bangga mencintaimu.

sungguh.

tak satupun yang kusesali
kini.
 
Free Website templatesFree Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesSEO Web Design AgencyMusic Videos OnlineFree Wordpress Themes Templatesfreethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree Web Templates