It's been 16 years...
Aku ingat sekali, setelah pengumuman penerimaan mahasiswa baru saat aku masuk ke Fakultas dan Universitas pilihan pertamaku, aku merenungi alasan kenapa aku diterima di sana. Renungan ini kubawa sampai ke pos-pos pendakian Lawu. Sebab walaupun aku mendapatkan yang kuinginkan, hal itu bukanlah keinginanku. Saat itu aku ingin gagal, agar bisa memilih jurusan yang benar-benar kuinginkan tahun depan.
Aku tidak pernah mendapatkan apa yang aku inginkan. Hal ini berlaku pada kisah cintaku, pekerjaanku, kuliahku, dan hal-hal penting lain yang merubah diriku menjadi aku di masa kini.
Namun, bila kulihat ke belakang di mana saat ini aku telah mencapai puncak, tak ada perjalanan yang sia-sia bagiku.
Saat aku pulang dari sebuah kota di timur Jawa kelas 4 SD karena kakakku tidak tahan dengan kenakalanku (kenakalan yang kumaksud adalah aku masih mengompol sampai kelas 6 SD, hahahah...), aku masuk SD pinggiran yang hampir seluruh muridnya merupakan anak orang-orang menengah ke bawah. Sejak tahun kemarin, alumni tahun angkatanku di SD pinggiran ini sedang getol-getolnya ngumpul dan ribut banget di grup Whatsapp (kontras dengan alumni SDku sebelumnya, yang berisi orang-orang menengah ke atas, yang adem ayem). Aku sempat berpikir, sampai saat ini aku belum menemukan kegunaanku sekolah di SD itu (kenapa waktu itu Tuhan kasih aku sekolah di situ) karena aku tidak menemukan manfaat yang membedakan sekolah itu dengan sekolahku sebelumnya.
Hari ini aku bertemu seorang teman sesama alumni SD pinggiran itu, dan kini aku mengerti. Saat kupikir teman-teman SDku itu tak bermanfaat, seketika aku ditamparNya dan itu membuatku memahami rencanaNya dengan lebih baik.
Tidaklah Dia menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Tidak pula saat Dia ciptakan perjalananku.
Seluruh perpisahan adalah campur tanganNya, semua pertemuan hanyalah perjumpaan yang tak terhindarkan. Saat aku menginginkan sesuatu dan Dia memberiku sesuatu yang lain adalah pelajaran yang tak kuketahui sampai aku berada di masa depan dan dengan legowo menerima kehendakNya.
Maka bila pengumuman hari ini mengharuskanku jadi mahasiswa kembali... Maka, selamat malam, Jogja...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar