Tak ada resah pada malam-malam
Setelahku mengenalmu
Tak ada rindu
Tak ada jejak pada pepasir yang gagal kubaca
Tapi kuacuhkan
Sampai aku mengerti pilunya sendiri
Setelah cinta lama yang penuh duri
Aku menjadi hutan dan kau
Menjelma lautan
Kita menepi di pesisir bakau
Orang sibuk mempertemukan kita
Tapi aku tak ingin mengincip badai segara
Dan kau terus mengikis batas
Musim semiku berlalu delapan tahun
Telah kau gulung habis pasirmu sendiri
Dan saat kau membanjir
Jiwaku sirna di akar-akar pohon bakau
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar